browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Sing Me a Sad Song

Posted by on March 16, 2014

Konon musik adalah bahasa universal yang mampu menyatukan siapapun, dimanapun dan bagaimanapun perasaan mereka. Musik menjadi semacam vitamin yang dibutuhkan semua orang hingga pada level candu.

Musik yang asik berpadu dengan lirik yang apik membuat hati siapapun yang mendengarnya pasti terusik.

Foto http://abdqib94.blogspot.com/

Gambar http://abdqib94.blogspot.com/

Konon katanya juga, musik bisa menyembuhkan hati yang terluka. Katanya sih begitu. Tapi kenapa justru lebih banyak lagu sakit hati beredar dibandingkan lagu gembira? Mungkin karena orang yang sedang sakit hati perasaannya lebih sensitif dan peka. Jadi, lagu-lagu sakit hati itu akan diclaim sebagai soundtrack hidup mereka yang kemudian diputar berulang-ulang setiap harinya.

Ada yang bilang nih, kalau sedang patah hati, baiknya hindari lagu-lagu sedih karena bisa membuat hati lebih sakit lagi. Putarlah lagu-lagu happy.

Tapi kalau temuan saya sih seperti ini. Saat kamu sedang happy dan sedang berada di puncaknya, lagu sesedih apapun bahkan lagu kematian semacam “Saat Terakhir”-nya ST12 akan terdengar begitu menyenangkan. Kemudian kamu menyanyikan lagu-lagu sedih itu dengan senyum yang merekah. Seakan kamu menjiwai lagu itu padahal tidak sama sekali.

Dan sebaliknya. Saat kita sedang terpuruk, lagu sebahagia dan seceria apapun akan terdengar begitu menyedihkan. Contoh, lagu ulang tahun. “Duh jadi ingat hadiah ulang tahun yang dia kasih ke aku”. Contoh lain, lagu wajib di setiap resepsi pernikahan tentang menemukan seseorang. “Duh, andai dia itu seseorang yang menjadi jodohku”. Contoh lagi, lagu bertemakan jalan-jalan. “Duh, teringat terakhir kali saat kita traveling bareng”. Contoh terakhir, lagu motivasi semacam “Saat kau berharap keramahan cinta, tak pernah kau dapat, yasudahlah…”. “Yasudahlah ndasmu! Ngomong sih gampang.”

Yah semacam itulah. “Every song reminds me of you”, katanya.

Lain lagi kalau kata Lenka. Dia bilang begini:

“Sing me a sad song and make me feel better. Sing me a happy song and I might start to cry. Because everything feels like it’s going around the circles. And everyone knows that the world is upside down.”

Sing me a sad song. Setuju sih. Bisa jadi semacam tamparan keras ke diri sendiri untuk bisa jadi lebih kuat. Karena teorinya, kalau kamu berani menghadapi sesuatu yang kamu takuti, dalam hal ini lagu-lagu sedih, niscaya lama kelamaan kamu akan terbiasa dan bisa melawannya.

Saran saya, pantengin playlist #WednesdaySlowMachine yang rutin diputar di @kisfmjakarta setiap hari Rabu. Semua playlistnya memang menyayat hati, sungguh saya nggak bohong. Tapi ini semua demi kebaikanmu, mblo. Percayalah.

One Response to Sing Me a Sad Song

  1. mmmmm

    duh dik… 😐 #akurapopo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *