browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Di Bawah Lindungan Ka’bah – Kisah Romeo & Juliet versi Muslim

Posted by on September 7, 2011

Diangkat dari sastra karya Buya Hamka yang berjudul sama, film Di Bawah Lindungan Ka’bah menjadi alternatif tontonan yang menghibur sekaligus menyentuh saat libur panjang Lebaran tahun ini.

Kisah ceritanya sudah tidak usah diragukan lagi. Maklum, based on Indonesia’s best remembered novel karya Buya Hamka. Karya sastra lama memang memiliki alur cerita yang menarik, orisinil, berbeda, dan abadi. Berlatar tahun 1920-an pada era penjajahan Belanda, dengan setting Padang pada masa itu, membuat film ini jadi lebih menarik. Dari situ, terlihat kesungguhan tim produksi dalam menggarap film ini. Detil kunonya menarik, kecuali pesan sponsor kacang di dalamnya. Katanya sih memang menelan biaya produksi yang sangat mahal.

Cerita cinta dalam film ini layaknya kisah cinta tragis dan kasih tak sampai Romeo & Juliet. Yang ini, versi Moslemnya.

Herjunot Ali yang berperan sebagai Hamid sungguh menghayati perannya dengan sepenuh hati. Baru tahu kalau pemuda ini serius bisa berakting 😀 Salute!

Ternyata cerita ini sudah pernah difilmkan sebelumnya di tahun 1981. Jadi penasaran film pertamanya seperti apa? Ada iklan kacangnya juga kah? 😛

Yang pasti, yang paling saya ingat dari film ini adalah… “Dimanapun kamu berada, saat kamu merasa sendirian, percayalah kita tidak pernah sendirian. Ada Allah bersama kita”. Kurang lebih seperti itu.

 

One Response to Di Bawah Lindungan Ka’bah – Kisah Romeo & Juliet versi Muslim

  1. oktina.chan

    Oh, kalau mas Junot, saya percaya dia memang berbakat hihi maklum fans kita.
    Kalau aktingnya mbak bella, gimana? 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *