browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Camping Asyik di Pulau Perak

Posted by on March 26, 2014

Akhir minggu datang lagi. Now what? #MembunuhAkhirPekan

Katakan tidak pada Mall dan katakan iya pada petualangan baru di akhir minggu. Mungkin idealnya sih seperti itu bagi para jamaah challenge seeker. Karena apa? Karena berakhir pekan di mall terlalu mainstream.

Berbekal informasi open trip yang diposting dengan sangat baik dan rapi di triptrus.com, saya [ragu-ragu] memilih Camping Ceria di Pulau Perak yang ditawarkan @temanjalan_id Kenapa ragu-ragu? Ya karena cuaca yang masih tidak menentu dan kesiapan diri juga mental yang saya sendiri pun meragukannya. Maklum, keputusan ikutnya hanya beberapa hari sebelum hari-H. Tapi demi #MembunuhAkhirPekan, saya pun melangkah dengan pasti. Eh, melangkah dengan doa.

Camping di pantai

Camping di pantai

Bagi saya, sebetulnya ini kali kedua merasakan camping di pantai. Tahun lalu punya cerita seru dengan metabolisme tubuh saat camping di Pulau Bulat yang juga terletak di Kep Seribu. And I was just eager to have more experiences.

Punya pengalaman buruk saat harus parkir mobil semalam di Muara Angke tahun lalu, kali ini saya mencoba rute hemat Pasar Minggu – Jelambar dengan TransJakarta yang disambung dengan taksi.

Sabtu, 22 Maret 2014 – 4 jam terombang-ambing di laut dengan ombak yang dahsyat dari Muara Angke menuju dermaga Pulau Kelapa untuk transit dan kemudian melanjutkan perjalanan dengan kapal yang lebih kecil menuju Pulau Perak. Ini kali pertama saya sebegitunya mabok laut. Dunno why, berasa baru pertama kali menerjang lautan.

Tiba di Pulau Perak, kami disambut dengan cuaca yang cerah ceria cenderung bersemangat. Langit biru tampak cantik dengan awan putihnya. Gradasi warna air laut tampak serasi dengan pasir putihnya.

Selamat datang di Pulau Perak

Selamat datang di Pulau Perak

Biru laut, putih pasir, biru langit

Biru laut, putih pasir, biru langit

Siang nan cerah ceria

Siang nan cerah ceria

Dermaga siang itu

Dermaga siang itu

Sudut lain Pulau Perak

Sudut lain Pulau Perak

Saatnya mendirikan tenda setelah memilah milih spot terbaik untuk itu.

Yuk bangun tenda!

Yuk bangun tenda!

Sore di Pulau Perak, kami habiskan dengan ber-snorkeling ria di 2 spot demi mengintip kehidupan bawah laut yang ada.

Ditinggal snorkeling

Ditinggal snorkeling

Meski saya sudah sangat siap dengan snorkel dan goggle sendiri, tapi akhirnya saya memutuskan untuk tidak menceburkan diri. Spot pertama katanya tidak bagus sama sekali, bahkan tidak ada apa-apa yang bisa ditengok. Namun di spot kedua sih konon cukup bagus. Ah, sudahlah. Saya sudah terlalu males nyebur. Bukan karena nggak ada “pelampung”, tapi karena males ngantri bilas karena tidak adanya MCK yang memadai di Pulau Perak. Persis seperti di Pulau Bulat, tak ada WC. Jadi kalau kepingin pup, you know what to do.

Galau. Nyebur. Nggak.

Galau. Nyebur. Nggak.

Berharap bisa menikmati senja ala Pulau Perak, para pemburu senja ini pun terpaksa harus menerima kekecewaan. Langit sepertinya sedang tidak ingin berbagi kecantikan si senja sore itu. Langit menyimpannya sendiri dan menutupinya dengan balutan awan hitam. Hih, baiklah.

What’s so interesting about camping, baik itu di gunung maupun di pantai adalah masak-masaknya. Ibarat kembali ke masa kecil dulu dimana kita suka banget main masak-masakan. Tapi kali ini untuk dimakan sebenar-benarnya meski dengan minim bumbu.

Memasuki malam di sebuah pulau tak berpenghuni selain para pelancong yang ingin menghabiskan malam minggunya dengan tiupan angin pantai. Beruntungnya kami, langit malam itu sedang cantik-cantiknya. Bertabur bintang yang seakan menari-nari, saya hanya bisa tersenyum dan mensyukuri apa yang ada di depan mata.

Tunjuk satu bintang

Tunjuk satu bintang

erbaring di pantai beralas matras seadanya, beratap langit berbintang, diiringi alunan debur ombak. Nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustai? Ini sungguh cara terbaik menghabiskan malam minggu. Ditambah obrolan renyah sama strangers dengan topik alakadarnya khas #MeetTheStrangers

Cuaca di malam hari yang sangat bersahabat justru membuat sebagian besar dari kami lebih menikmati berada di pantai hingga terlelap daripada di dalam tenda.

Minggu, 23 Maret 2014 – Keindahan semalam harus dibayar dengan hujan deras disertai angin kencang di pagi hari. Rencana untuk mengunjungi beberapa pulau lain di sekitar Kep Seribu pun kandas. Tak mengapa karena saya justru menikmati waktu tenang dan santai di Pulau Perak sambil menangkap beberapa sudut cantik lainnya meski dengan langit mendung. Kira-kira seperti ini penampakannya…

xxx

melaut…

hmm

sudut lain Pulau Perak

hmm

sudut lain Pulau Perak

hmm

Main ayunan yuk!

Yang menarik dari trip kali ini adalah contoh baik yang saya temukan dalam rombongan dan juga tetangga tenda [Ernest Prakasa dan keluarga kecilnya]. Betapa mereka orang tua yang sangat tahu apa kebutuhan anak-anaknya. Betapa mereka orang tua yang peduli akan perkembangan anak-anaknya. Betapa mereka orang tua yang sadar akan perlunya sejenak menjauhkan si anak dari riuh ramai rutinitas sehari-hari dan tontonan televisi yang tidak mendidik. Betapa mereka ingin membatasi kecanduan si anak akan gadget untuk sejenak disconnect dari kehidupan online [kalo ini sih orang tuanya pun butuh]. Bahwa bukanlah berakhir pekan di mall dan gadget super canggih yang dibutuhkan si anak, melainkan pengalaman berpetualang di alam terbuka yang justru akan memberikan pelajaran jauh lebih banyak dibandingkan mall manapun. #WikenTanpaMall

Mom and her daughter

Mom and her daughter

I. Want. To. Be. That. Kind. Of. Parent. In. The. Future.

Hasil tangkapan kamera handphone selama 2 hari di Pulau Perak bisa di diintip disini.

2 Responses to Camping Asyik di Pulau Perak

  1. Ivan Fatoni Purnomo

    menarik…epic..
    boleh minta rincian biaya nya?

  2. fahroji beri

    jika mau menyewa kapal ke pulau perak bisa hubungi saya di pulau harapan tapi boking sebeleum anda berangkat nanti transit dari pulau harapan ke pulau perah bisa hub saya di no hp : 089637467544

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *